Penggerek batang padi (stem borer)
- Rincian
- Ditulis hari Senin, 08 April 2013 08:01
Penggerek batang padi merupakan hama yang sangat penting pada padi dan sering menimbulkan kerusakan dan menurunkan hasil panen secara nyata. Terdapatnya penggerek di lapang dapat dilihat dari adanya ngengat di pertanaman dan larva di dalam batang. Mekanisme kerusakan disebabkan larva merusak sistem pembuluh tanaman di dalam batang.
Penggerek batang padi ada beberapa jenis, yaitu
penggerek batang padi kuning (Scirpophaga incertulas) gambar 1, Penggerek batang padi putih (Scirpophaga innotata) gambar 2, Penggerek batang padi bergaris (Chilo suppressalis) gambar 3, Lepidoptera: Pyralidae Penggerek batang padi merah jambu (Sesamia inferens) gambar 4.
Stadia tanaman yang rentan terhadap serangan penggerek adalah dari pembibitan sampai pembentukan malai. Gejala kerusakan yang ditimbulkannya mengakibatkan anakan mati yang disebut sundep pada tanaman stadia vegetatif dan beluk (malai hampa) pada tanaman stadia generatif. Siklus hidupnya 40-70 hari tergantung pada spesiesnya.
Ambang ekonomi penggerek batang adalah 10%
anakan terserang; 4 kelompok telur per rumpun (pada fase bunting). Perlu diketahui bahwa kerusakan pada stadia generatif maka tindakan pengendalian sudah terlambat atau tidak efektif lagi.
Aplikasi insektisida dilakukan bila keadaan serangan melebihi ambang ekonomi atau jika
populasi ngengat meningkat pada saat tanaman fase generatif. Gunakan insektisida yang berbahan
aktif: karbofuran, bensultap, bisultap, karbosulfan, dimehipo, amitraz, atau fipronil. (Sumber: Buklet Hama Penyakit Hara pada Tanaman Padi, Litbang Deptan)

Larva Penggerek Batang

Gejala Sundep

Gejala Beluk
Promosi dan Rotasi Awal Tahun 2013
- Rincian
- Ditulis hari Rabu, 03 April 2013 09:49
Triwulan II Tahun Anggaran 2013 diawali dengan pelantikan pejabat eselon II, III dan IV lingkup Pemda Kabupaten Serang, termasuk Dinas Pertanian, Kehutanan, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Serang. Pelantikan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu, 3 April 2013.
Personel Distanak yang mengikuti pelantikan eselon III hanya Kepala Bidang Pertanian, Endang Kurnia,SP.,MM yang dirotasi menjadi Kepala Bidang Ketahanan Pangan Badan Pelaksanan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Serang menggantikan Ir.Irawati,MM yang menempati posisi baru sebagai Kepala Bidang Pertanian.
Untuk eselon IV yang mengalami promosi sejumlah 4 orang, Kusmahyadi,S.PKP menjadi Kasubag Umum & Kepegawaian yang sebelumnya staf seksi Tanaman Pangan, H.Sutarman,SP. menjadi Ka.UPTD PTP Kec. Cikande yang sebelumnya Korluh Kecamatan Tanara, Didi Unardi,SP menjadi Ka.UPTD PTP Kec. Anyer yang sebelumnya Korluh Kecamatan Bonjonegara, dan Dodoy Suganda,A.Md menjadi Ka.UPTD PTP Kec. Mancak yang sebelumnya penyuluh Kecamatan Mancak.
Sedangkan eselon IV yang mengalami mutasi adalah Sukanta,SP.MM yang akan menempati jabatan Ka.UPTD Pusat Kesehatan Hewan yang sebelumnya Kasubag Umum & Kepegawaian dan H.Amin,A.Md sebagai Ka.UPTD PTP Pulo Ampel yang sebelumnya merupakan Ka.UPTD PTP Kec. Anyer.
Pelantikan promosi dan rotasi yang merupakan bagian dari dinamika organisasi, tentunya ditujukan untuk meningkatkan kinerja Distanhutbunak yang menjadi tuntutan masyarakat pertanian khususnya di Kabupaten Serang di tengah permasalahan kelangkaan komoditi pertanian, swasembada, bencana alam banjir dan kekeringan, peningkatan produksi, ancaman alih fungsi lahan pertanian, dan peningkatan kesejahteraan kelompok tani. Semoga pelantikan ini dapat menempatkan Distanhutbunak Kab. Serang sebagai bagian dari solusi permasalahan-permasalahan di atas dengan lebih optimal.